Tuesday, May 22, 2018

Progress Apartemen Majestic Point Serpong 2018

PT Bank MNC Internasional Tbk (MNC Bank) menggandeng Prioritas Land untuk penyaluran produk Kredit Pemilikan Apartemen (KPA).

Mortgage Products Development Head MNC Bank Ferdi Diapari menjelaskan, dalam rangka mendorong kinerja perseroan terutama pada peraihan kredit konsumer, pihaknya meningkatkan kerja sama dengan berbagai mitra. Salah satunya dengan Prioritas Land, di mana MNC Bank merupakan mitra dalam penjualan apartemen.

“Kemitraan ini selain karena segmentasi apartemen masih sesuai dengan segmen yang kami kejar, juga karena portofolio yang bagus seperti Tower pertamanya berhasil terjual 95% dalam sehari,” ujar Ferdi Diapari di sela acara Launching Tower Baru Apartemen Majestic Point Serpong (MPS) di Serpong, Minggu (11/3/2018).

Dalam acara tersebut, perusahaan yang berada dalam naungan MNC Group ini mengenalkan dan menjual produk KPA kepada para calon konsumen yang datang di acara peluncuran yang diselenggarakan oleh pihak pengembang di MPS Tower Lucia.

“Kerja sama penjualan apartemen tersebut menjadi salah satu upaya mendongkrak kinerja peraihan mortgage karena selain memiliki lokasi yang strategis, juga memiliki segmentasi mahasiswa sehingga sesuai dengan salah satu target bank,” tambah Ferdi.

Sementara itu, GM Prioritas Land Indonesia Sammy Maramis menerangkan bahwa dengan menjadikan MNC Bank sebagai mitra penyaluran KPA, penjualan dari tower yang baru akan meningkat dan mengalahkan rekor penjualan tower pertama. Hal tersebut tidak terlepas dari strategisnya posisi apartemen MPS dan konsep berorientasi edukasi, serta fasilitas KPA dari MNC Bank yang mumpuni.

“Apartemen menjadi pilihan tepat bagi mahasiswa dan professional muda. Selain karena lokasinya yang strategis di segitiga emas Serpong, Karawaci, dan BSD, apartemen Majestic Point Serpong juga memiliki konsep sebagai Living and Education Center,” katanya.

Program yang diusung dalam Penjualan Apartemen Majestic Point Serpong saat ini adalah kemudahan dalam memiliki usaha dalam bidang kos. Hanya bermodalkan awal Rp10 juta saja sudah bisa memiliki kos-kosan dengan pendapatan pasif yang sudah dijamin oleh pengembang sampai dengan 5 tahun.

Selain itu, ada juga program bundling yang ditawarkan berupa Instant Approval Kredit Mobil oleh MNC Finance, Instant Approval Kartu Kredit MNC Bank, Program cicilan dari MNC Travel, serta gratis berlangganan 6 bulan MNC Vision bagi Nasabah KPA Apartemen Majestic Point Serpong melalui MNC Bank.

Ferdi Diapari berharap kerjasama antara MNC Bank dengan Prioritas Land dapat terus berlanjut untuk proyek-proyek di masa mendatang.

Perlu diketahui, selain menjadi mitra dalam penjualan KPA, MNC Bank juga menyalurkan kerja sama pembiayaan senilai Rp150 miliar kepada Prioritas Land sebagai developer apartemen MPS pada April 2017.
Untuk penjualan KPA dari apartemen  MPS sendiri, Ferdi optimistis akan menuai sukses didasarkan kepada kepercayaan dan kepuasan konsumen terhadap properti.

“Hal tersebut didukung oleh penjualan pasar kedua (second market) yang tinggi, lokasi strategis, dan fasilitas utama yang terintegrasi. Selain itu, diharapkan juga mampu mendongkrak kinerja mortgage untuk berkontribusi terhadap target kredit 2018 MNC Bank di kisaran 10-12%,” tutup Ferdi.

Monday, March 19, 2018

MNC Bank Gandeng Prioritas Land Indonesia untuk Penyaluran KPA

PT Bank MNC Internasional Tbk (MNC Bank) menggandeng Prioritas Land untuk penyaluran produk Kredit Pemilikan Apartemen (KPA).

Mortgage Products Development Head MNC Bank Ferdi Diapari menjelaskan, dalam rangka mendorong kinerja perseroan terutama pada peraihan kredit konsumer, pihaknya meningkatkan kerja sama dengan berbagai mitra. Salah satunya dengan Prioritas Land, di mana MNC Bank merupakan mitra dalam penjualan apartemen.
“Kemitraan ini selain karena segmentasi apartemen masih sesuai dengan segmen yang kami kejar, juga karena portofolio yang bagus seperti Tower pertamanya berhasil terjual 95% dalam sehari,” ujar Ferdi Diapari di sela acara Launching Tower Baru Apartemen Majestic Point Serpong (MPS) di Serpong, Minggu (11/3/2018).

Dalam acara tersebut, perusahaan yang berada dalam naungan MNC Group ini mengenalkan dan menjual produk KPA kepada para calon konsumen yang datang di acara peluncuran yang diselenggarakan oleh pihak pengembang di MPS Tower Lucia.

“Kerja sama penjualan apartemen tersebut menjadi salah satu upaya mendongkrak kinerja peraihan mortgage karena selain memiliki lokasi yang strategis, juga memiliki segmentasi mahasiswa sehingga sesuai dengan salah satu target bank,” tambah Ferdi.

Sementara itu, GM Prioritas Land Indonesia Sammy Maramis menerangkan bahwa dengan menjadikan MNC Bank sebagai mitra penyaluran KPA, penjualan dari tower yang baru akan meningkat dan mengalahkan rekor penjualan tower pertama. Hal tersebut tidak terlepas dari strategisnya posisi apartemen MPS dan konsep berorientasi edukasi, serta fasilitas KPA dari MNC Bank yang mumpuni.

“Apartemen menjadi pilihan tepat bagi mahasiswa dan professional muda. Selain karena lokasinya yang strategis di segitiga emas Serpong, Karawaci, dan BSD, apartemen Majestic Point Serpong juga memiliki konsep sebagai Living and Education Center,” katanya.

Program yang diusung dalam Penjualan Apartemen Majestic Point Serpong saat ini adalah kemudahan dalam memiliki usaha dalam bidang kos. Hanya bermodalkan awal Rp10 juta saja sudah bisa memiliki kos-kosan dengan pendapatan pasif yang sudah dijamin oleh pengembang sampai dengan 5 tahun.

Selain itu, ada juga program bundling yang ditawarkan berupa Instant Approval Kredit Mobil oleh MNC Finance, Instant Approval Kartu Kredit MNC Bank, Program cicilan dari MNC Travel, serta gratis berlangganan 6 bulan MNC Vision bagi Nasabah KPA Apartemen Majestic Point Serpong melalui MNC Bank.

Ferdi Diapari berharap kerjasama antara MNC Bank dengan Prioritas Land dapat terus berlanjut untuk proyek-proyek di masa mendatang.

Perlu diketahui, selain menjadi mitra dalam penjualan KPA, MNC Bank juga menyalurkan kerja sama pembiayaan senilai Rp150 miliar kepada Prioritas Land sebagai developer apartemen MPS pada April 2017.

Untuk penjualan KPA dari apartemen  MPS sendiri, Ferdi optimistis akan menuai sukses didasarkan kepada kepercayaan dan kepuasan konsumen terhadap properti.

“Hal tersebut didukung oleh penjualan pasar kedua (second market) yang tinggi, lokasi strategis, dan fasilitas utama yang terintegrasi. Selain itu, diharapkan juga mampu mendongkrak kinerja mortgage untuk berkontribusi terhadap target kredit 2018 MNC Bank di kisaran 10-12%,” tutup Ferdi.

Monday, February 26, 2018

PLI Kembali Serahterimakan Unit Apartemen MPS

PT Prioritas Land Indonesia (PLI) kembali melakukan serah terima unit Apartemen Majestic Point Serpong (MSP) untuk kedua kalinya di Tower Lucia.

“Unit  yang ada di Tower Lucia yang belum diserahterimakan hingga saat ini ada sekitar 350-an. Semua unit itu akan kami serahterimakan sebelum akhir tahun ini, sebagaimana komitmen kami sejak awal pemasaran,” kata Marcellus Chandra, Presiden Direktur PT Prioritas Land Indonesia, Serpong, Tangerang, Rabu.

PLI memberikan target seluruh unit yang ada di Tower Lucia di apartemen yang terletak di daerah Gading Serpong, Tangerang ini akan diserahterimakan sebelum akhir tahun ini kepada para konsumen.

Marcell menjelaskan apartemen ini memiliki ketinggian 30 lantai terdiri dari 950 unit ini memiliki 2 tower, yakni Tower Lucia dan Tower Khan.

Untuk Tower Lucia sendiri sudah habis terjual, yang tersisa, hanya unit yang ada di Tower Khan, yakni sekitar 150 unit dengan type studio, one bedroom dan two bedroom.

“Kami sangat optimis bahwa sisa 150 unit ini akan habis terserap pasar menjelang akhir tahun ini, mengingat pasar properti saat ini cukup bergairah, dibanding beberapa tahun ini. Indikasi pemulihan pasar properti tersebut mulai terlihat sejak awal tahun ini,” ujar Marcell.

Disinggung strategi dan promo yang dilakukan PT PLI, Marcell menyampaikan bahwa pihaknya masih akan melanjutkan program pemasaran lama, yakni Program Juragan Kost. Hal ini lantaran, sejak diluncurkannya pada Juli lalu, program tersebut cukup mengdongkrak angka penjualan dan menarik minat masyarakat dalam membeli apartemen untuk disewakan atau menjadi kost-kostan yang dikelola secara profesional PT PLI, selaku pengembang.

Marcell mengatakan, awalnya ide untuk mencetuskan konsep tersebut muncul setelah melihat banyak masyarakat, khususnya di daerah Tangerang yang ingin mempunyai passive income dengan cara membangun kost-kostan, namun terkendala biaya yang cukup mahal, apalagi harga tanah di lokasi yang strategis sekarang sangat tinggi.
“Modal untuk menjadi juragan kost-kostan cukup kecil, yaitu hanya Rp 10 juta,” ujar dia lagi.

Lebih lanjut, Billy Tanutama, General Manager Sales & Marketing PT PLI menjelaskan, harga Apartemen MPS sekarang mulai dari Rp500 juta. Tetapi, melalui Program Juragan Kost tersebut, konsumen dengan modal Rp10 juta sudah bisa langsung memiliki apartemen dengan cicilan sekitar Rp30.000 per hari untuk 2 tahun pertama. Selain itu, pihak developer juga memberikan jaminan sewa sebesar 9 persen per tahun selama 2-3 tahun.
“Kami juga memberikan free maintenance (listrik dan air), free interior, dan dikelola secara profesional oleh developer. Para juragan ini nantinya langsung dapat income dan dijamin tersewa. Sementara untuk cara pembayaran, kami juga menawarkan paket Kredit Kepemilikan Apartemen (KPA) dari Bank MNC, Bank BTN, dan Bank Muamalat,” kata Billy.

Adapun fasilitas yang disediakan bagi para penyewa kost-kostan ini,kata Billy, mulai dari kolam renang, playground, sky park, jogging track, gym, dan basketball court. Sementara unit yang tawarkan adalah type studio (semi  gross 27 m2), 1 bedroom (semi gross 40 m2), dan 2 bedroom (semi gross 54 m2).

Billy menuturkan, MPS sangat mudah diakses, hanya 5 menit menuju pintu tol Jakarta dan Merak, dan 15 menit menuju pintu tol Jorr Jakarta – Serpong. Dikelilingi oleh beberapa universitas / sekolah ternama, seperti  Universitas Pelita Harapan Karawaci, Swiss German University, Jakarta Nanyang School,  Universitas Bina Nusantara,  Prasetya Mulya,  Stella Maris International School, dan Sekolah Tarakanita.

Selain fasilitas pendidikan, apartemen ini juga dikelilingi oleh sejumlah tempat perbelanjaan, diantaranya adalah Lippo Supermall Karawaci, Summarecon Mall Serpong, Mall of Alam Sutera, BSD Square, Teras Kota, BSD Plaza, dan Living World. Terdapat sejumlah rumah sakit, seperti Siloam Hospital Karawaci, Rumah Sakit St. Carolous, Rumah Sakit Awal Bros,  Eka Hospital BSD, dan Rumah Sakit Mayapada.

Sunday, December 3, 2017

prioritas land indonesia developer properti terbesar terbaik di indonesia

prioritas land indonesia developer properti terbesar terbaik di indonesia |Moto perusahaan kami adalah "Building Harmony" dan kami berjuang untuk menanamkan kebudayaan ini ke dalam seluruh aspek bisnis kami. Building Harmony artinya dalam setiap project kami, kami berusaha keras menjaga hubungan yang harmonis dengan partner kami, investor, customer, kontraktor, supplier dan masyarakat.

Untuk partner kami, kami berterima kasih atas kepercayaan anda dan kami berjuang untuk selalu menciptakan karya-karya dengan konsep yang unik dan istimewa di setiap project kami. Kami memiliki tim yang kuat dengan semangat muda, kreatif dan energik dan kami tidak akan menyerah sebelum kami menemukan konsep yang unik yang membedakan project kami dari yang lain.

Untuk investor kami, kami tahu bahwa prioritas anda adalah memaksimalkan investasi yang telah anda percayakan kepada kami. Dengan struktur perencanaan harga kami yang unik dan strategi-strategi launching kami, investasi anda akan naik berlipat ganda!

Untuk customer kami, kami mengerti kebutuhan anda, apakah itu dalam bentuk project gedung apartement, villa mewah, perumahan ataupun area komersial, kami tahu bahwa anda ingin produk yang berkualitas yang selalu meningkat nilainya. Dalam membangun project-project kami, anda selalu ada dalam benak kami dan kami menganggap anda sebagai partner jangka panjang.

Untuk kontraktor dan supplier kami, kami mengerti bahwa anda harus yakin dengan kami sebelum kita dapat bekerja sama dalam satu tim. Dengan portfolio pengalaman project kami yang luas dan pekerjaan kontraktor yang pernah kami lakukan, anda dapat yakin bahwa partnership kita adalah untuk jangka panjang. Banyak investor dan customer kami yang sudah siap untuk mempercayakan investasi mereka kepada kami. Anda berada di tangan yang baik.

Monday, August 21, 2017

Prioritas Land indoneseia (PLI) Tawarkan Konsep Juragan Kos Kosan dengan Modal Rp10 Juta

PT Prioritas Land Indonesia menawarkan konsep juragan kos kepada para konsumen melalui apartemen Majestic Point Serpong dengan modal yang sangat kecil, yakni Rp10 juta.
Presiden Direktur PLI Marcellus Chandra mengatakan awal ide untuk mencetuskan konsep tersebut muncul setelah melihat banyak masyarakat, khususnya di daerah Tangerang yang ingin mempunyai passive income dengan cara membangun kost-kostan, namun terkendala biaya yang cukup mahal.
Padahal, kata Marcell, di sekitar Serpong banyak masyarakat perantau dari luar daerah, seperti mahasiswa, profesional, bahkan pegawai-pegawai biasa yang mencari tempat tinggal di kontrakan atau kost-kostan. Dengan demikian, banyak orang yang merasa optimis bahwa memiliki rumah kost pasti akan menguntungkan.
"Contohnya saja di daerah apartemen MPS ini banyak sekali kampus dan perkantoran. Itu sudah pasti mahasiwa dan karyawan itu butuh tempat tinggal karena banyak sekali di antara mereka itu berasal dari luar daerah. Untuk diketahui saja, harga sewa kost per ruangan di daerah Summarecon, tempat MPS ini berada saat ini sebesar Rp2,6 juta per bulan," tutur Marcell.
Marcell menjelaskan harga apartemen MPS sekarang mulai dari Rp500 juta, namun dengan modal Rp10 juta apartemen sudah bisa langsung dimiliki dengan cicilan sekitar Rp20.000 per hari (untuk dua tahun pertama). Selain itu, pihak developer juga memberikan rental guarantee/jaminan sewa sebesar 9% per tahun (selama 2-3 tahun).
"Kami juga memberikan free maintenance (listrik & air), free interior, dan dikelola secara profesional oleh developer. Para juragan ini nantinya langsung dapat income dan dijamin tersewa," kata Marcell.
Sementara General Manager Sales & Marketing Billy Tanutama menjelaskan fasilitas yang disediakan bagi para penyewa kost-kostan ini mulai dari kolam renang, playground, sky park, jogging track, gym, dan basketball court. Sementara unit yang tawarkan adalah type studio (semi gross 27 m2), satu bedroom (semi gross 40 m2), dan dua bedroom (semi gross 54 m2).
Billy menyampaikan pembangunan apartemen MPS saat ini sudah memasuki tahap penyelesaian yang hampir rampung 85%. Lokasi MPS, sambung Billy, sangat mudah diakses, hanya lima menit menuju pintu tol Jakarta dan Merak, dan 15 menit menuju pintu tol Jorr Jakarta-Serpong. Dikelilingi oleh beberapa universitas atau sekolah seperti Universitas Pelita Harapan Karawaci, Swiss German University, Jakarta Nanyang School, Universitas Bina Nusantara, Prasetya Mulya, Stella Maris International School, dan Sekolah Tarakanita.
Selain fasilitas pendidikan, apartemen ini juga dikelilingi oleh sejumlah tempat perbelanjaan, diantaranya adalah Lippo Supermall Karawaci, Summarecon Mall Serpong, Mall of Alam Sutera, BSD Square, Teras Kota, BSD Plaza, dan Living World. Terdapat sejumlah rumah sakit, seperti Siloam Hospital Karawaci, Rumah Sakit St. Carolous, Rumah Sakit Awal Bros,  Eka Hospital BSD, dan Rumah Sakit Mayapada.
Saat ini, juga tengah dibangun Rumah Sakit Mitra Keluarga, yang keberadannya hanya beberapa ratus meter saja di sebelah MPS. Artinya, keberadaan rumah sakit ini juga akan ikut mendongkrak harga MPS.
"Lokasi strategis dan kebutuhan market akan hunian sewa tentunya menjadi peluang investasi yang menarik,kami optimis konsep ini akan berhasil dan memberi keuntungan maksimal bagi para juragan kost yang berinvestasi di Majestic Point Serpong," tutur Billy.

Tuesday, April 18, 2017

PT Prioritas Land Indonesia progress

PT Prioritas Land Indonesia progress  | PT Prioritas Land Indonesia (PLI) menjalin kerja sama pendanaan dengan PT Bank MNC Internasional Tbk (MNC Bank) senilai Rp150 miliar.

Hal ini merupakan strategi perusahaan pengembang ini untuk merampungkan proyek Apartemen Majestic Point Serpong di daerah Gading Serpong, Tangerang.

Direktur Utama PT Prioritas Land Indonesia Marcellus Chandra mengatakan, pihaknya optimistis dengan menggandeng PT Bank MNC Internasional Tbk untuk merampungkan Proyek Majestic Point Serpong dapat meningkatkan kepercayaan investor terhadap sektor properti.

"Di tengah perlambatan sektor properti di 2015-2016, PT PLI tetap berkomitmen melanjutkan pembangunan dan menyelesaikan proyek-proyeknya. Kami optimis tahun ini menjadi tahun kebangkitan properti setelah sektor ini sempat melambat tahun lalu, " kata dia dalam rilisnya di Jakarta, Kamis (6/4/2017).

Presiden Direktur MNC Bank Benny Purnomo menuturkan, kerja sama antara MNC Bank dan PT Prioritas Land Indonesia berdasarkan pertimbangan kinerja dan portofolio proyek.

Dia meyakini bahwa sektor properti merupakan sektor yang potensial untuk tumbuh tahun ini. Hal ini sejalan dengan strategi bisnis MNC Bank berfokus pada segmen konsumer dan retail dengan segmen komersial dan korporasi sebagai pendukungnya.

"Kami melihat properti sebagai satu sektor ekonomi yang sangat prospektif ke depan menyusul adanya dukungan dari seluruh stakeholder, termasuk regulator sektor keuangan, untuk mendorong berkembangnya industri properti nasional," tukasnya.

Diharapkan kerja sama ini menjadi awal hubungan yang panjang antara kedua belah pihak untuk proyek-proyek di masa akan datang.

Friday, November 25, 2016

K2 PARK PERIZINAN | PERIZINAN K2 PARK GADING SERPONG PLI



Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Maurin Sitorus, mengungkapkan pemerintah akan segera menyederhanakan perizinan, mulai dari lokasi hingga Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

“Nanti kami lihat apa yang bisa dihilangkan, supaya lebih komprehensif,” ujar Maurin usai rapat koordinasi di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Jakarta, Selasa 12 April 2016.

Maurin mengatakan, penyederhanaan prizinan tersebut akan dituangkan dalam bentuk Peraturan Presiden, yang melibatkan pemangku kepentingan terkait program pembangunan satu juta rumah.

Mulai dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang, Kemudian Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perhubungan, sampai dengan pemerintah daerah setempat.
“Semua akan disederhanakan. Biaya MBR maksimal mungkin ditiadakan, agar harga untuk MBR bisa terjangkau,” jelas Maurin.

Pepres tersebut pun rencananya akan diterbitkan pada Mei 2016 mendatang, jika tidak ada kendala. Setelah terbit, maka para pemangku kepentingan terkait, termasuk para pengembang proyek tersebut harus mengikuti aturan yang sudah tertuang dalam Perpres itu.



Dikeluhkan pengembang sebelumnya, Menteri PUPR Muhammad Basuki Hadimuljono menegaskan, akan memangkas perizinan untuk pembangunan perumahan yang selama ini dikeluhkan pengembang. "Salah satu fokus kami memang memangkas proses perizinan. Kami usahakan satu pintu dan waktunya cepat, agar lebih sederhana dan semua proses berjalan cepat," kata Basuki, saat bertemu dengan Asosiasi perumahan, REI, APERSI dan ASPERI, di kantornya, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Langkah ini dinilai menjadi angin segar bagi industri properi yang tahun ini tak bisa dipungkiri mengalami penurunan penjualan sebagai dampak dari ekonomi nasional yang melambat. Dihar Dakir, Manajer Humas PT Prioritas Land Indonesia, salah satu developer baru yang tengah berkembang pesat, sangat yakin terobosan yang dilakukan pemerintahan Presiden Joko Widodo ini bermanfaat untuk para pelaku usaha properti.


  K2 PARK PERIZINAN | PERIZINAN K2 PARK GADING SERPONG PLI



“Proses perizinan adalah salah satu faktor penting buat para pengembang. Kami sejauh ini sebenarnya tak pernah mengalami kesulitan dalam setiap proses pengajuan perizinan kepada pemerintah daerah tempat proyek kami berada, namun jika pemerintah ingin lebih mempermudah dan mempercepat lagi proses tersebut, maka itu akan lebih bagus,” kata Dihar.

PT Prioritas Land Indonesia (PLI) sendiri saat berita ini diturunkan 15 oktober tahun 2015 lalu,  tengah mempersiapkan penggarapan salah satu proyeknya di kawasan Gading Serpong yaitu apartemen K2 Park. Dan sekarang sudah dimulai pembangunannya. Menurut Dihar, proses perijinan di pemerintah Kabupaten Tangerang sejauh ini tak ada masalah.


“Semua proses tersebut berjalan lancar dan sesuai target waktu yang kami rencanakan. Saat ini kami tengah merevisi dokumen AMDAL yang diminta Komisi Penilai AMDAL Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Diharapkan setelah adanya komitmen pemerintah pusat untuk memangkas proses perijinan, prosesnya bisa berjalan lebih cepat dan lancar,” harap Dihar.



Setelah Surat Rekomendasi AMDAL yang telah disetujui Bupati Tangerang terbit, maka barulah izin untuk mendapatkan IMB bisa diproses. Biasanya setelah rekomendasi AMDAL keluar, IMB akan segera diterbitkan dan pengembang bisa memulai proses pembangunan.


Uniknya, sepanjang proses pembuatan perizinan tersebut, masalah justru sering datang dari pihak lain yang memanfaatkan isu perizinan untuk menyebarkan kabar-kabar bohong. PLI sendiri, kata Dihar, sempat mengalami hal tersebut untuk proyek mereka di K2 Park.


“Kami sebagai perusahaan properti nasional, selalu taat dengan prosedur. Mengenai pembangunan, pada saatnya pasti akan dilakukan jika semua perizinan sudah rampung yang mana itu membutuhkan waktu dan sudah masuk dalam perhitungan kami sebagai pengembang,” ujar Dihar.